Saya
mengikuti satu ekskul di SMP Labchool Jakarta, eksul ini adalah
teater, yang biasa disebut LabsTheatre. Jadwal ekskul ini adalah setiap hari
sabtu jam 09.00 sampai kira-kira jam 11.00 pagi. Biaya ekskul ini adalah Rp
500.000,00 perbulan. Ekskul ini mengajarkan banyak hal dimulai dari menjadi actor/aktris
yang baik, membuat naskah, menjadi sutradara, menyiapkan pentas, dll. Ekskul
ini sering sekali pentas drama, bisa jadi di sekolah, bisa juga di Festival
Teater Anak!
Kami
diajarkan untuk mementaskan drama, terkadang membuat naskah sendiri, terkadang
memakai naskah karya orang lain (dan pasti memberi kredit). Banyak unsur-unsur
yang harus ada di sebuah pentas yang baik, seperti actor. Adanya seleksi actor agar
mendapat yang terbaik, dimulai dari suaranya, gerak-geriknya, gayanya, dan
niatnya. Ada juga unsur yang lain yaitu properti, kostum, penjualan tiket, dana
usaha, dll. Kostum juga terkadang hanya memakai baju-baju yang sudah kita
punya, tapi kalau kostum yang diperlukan adalah kostum yang agak rumit, kami
harus menyewanya mirip kasusnya dengan properti. Di dana usaha, kami harus
berjualan ke anak-anak yang diluar labstheatre, kadang berjualan jepit rambut,
makanan, dll. Kami juga harus menjual tiket ke para penonton, harga pementasan
di sekolah dan di tempat lain tentunya sangat beda, tapi uang dari tiket dan
berjualan kami pakai untuk membayar property, tempat, kostum, dan sebagainya. Pokoknya,
semuanya harus perfect!
Saat
kami tidak ada pementasan, kami biasanya berlatih bernafas, mungkin
terdengarnya agak aneh, tapi ternyata itu membantu kami agar suaranya lantang
unutk pementasan ke depan, kami jjuga biasanya stretching, senam, dan
sebagainya. Kami juga kadang bermain games, seperti game memori, ketelitian,
dan banyaakk lagi. Saat kakak kelas sedang ada pementasan, tapi kita tidak
berrpartisipasi untuk pentas tersebut, kami melihat latihan pementasan mereka
agar kami bisa belajar juga. Atau bisa saja kami latihan akting-akting saja,
agar kami siap untuk pementasan berikutnya.
Tentunya
kami tidak akan bisa melakukannya sendirian tanpa bantuan kakak pelatih, kakak
kelas 8, dan guru pembina kami dibimbing agar pementasannya bagus! Makasih yach
kakak-kakak dan guru-guru! Hihihihi…
Syauqia
syifa Sajida 7C

i feel u bruh
BalasHapus