Minggu, 20 Maret 2016

LabsTheatre di SMP Labschool Jakarta

Saya mengikuti satu ekskul di SMP Labchool Jakarta, eksul ini adalah teater, yang biasa disebut LabsTheatre. Jadwal ekskul ini adalah setiap hari sabtu jam 09.00 sampai kira-kira jam 11.00 pagi. Biaya ekskul ini adalah Rp 500.000,00 perbulan. Ekskul ini mengajarkan banyak hal dimulai dari menjadi actor/aktris yang baik, membuat naskah, menjadi sutradara, menyiapkan pentas, dll. Ekskul ini sering sekali pentas drama, bisa jadi di sekolah, bisa juga di Festival Teater Anak!

Kami diajarkan untuk mementaskan drama, terkadang membuat naskah sendiri, terkadang memakai naskah karya orang lain (dan pasti memberi kredit). Banyak unsur-unsur yang harus ada di sebuah pentas yang baik, seperti actor. Adanya seleksi actor agar mendapat yang terbaik, dimulai dari suaranya, gerak-geriknya, gayanya, dan niatnya. Ada juga unsur yang lain yaitu properti, kostum, penjualan tiket, dana usaha, dll. Kostum juga terkadang hanya memakai baju-baju yang sudah kita punya, tapi kalau kostum yang diperlukan adalah kostum yang agak rumit, kami harus menyewanya mirip kasusnya dengan properti. Di dana usaha, kami harus berjualan ke anak-anak yang diluar labstheatre, kadang berjualan jepit rambut, makanan, dll. Kami juga harus menjual tiket ke para penonton, harga pementasan di sekolah dan di tempat lain tentunya sangat beda, tapi uang dari tiket dan berjualan kami pakai untuk membayar property, tempat, kostum, dan sebagainya. Pokoknya, semuanya harus perfect!

Saat kami tidak ada pementasan, kami biasanya berlatih bernafas, mungkin terdengarnya agak aneh, tapi ternyata itu membantu kami agar suaranya lantang unutk pementasan ke depan, kami jjuga biasanya stretching, senam, dan sebagainya. Kami juga kadang bermain games, seperti game memori, ketelitian, dan banyaakk lagi. Saat kakak kelas sedang ada pementasan, tapi kita tidak berrpartisipasi untuk pentas tersebut, kami melihat latihan pementasan mereka agar kami bisa belajar juga. Atau bisa saja kami latihan akting-akting saja, agar kami siap untuk pementasan berikutnya.

Tentunya kami tidak akan bisa melakukannya sendirian tanpa bantuan kakak pelatih, kakak kelas 8, dan guru pembina kami dibimbing agar pementasannya bagus! Makasih yach kakak-kakak dan guru-guru! Hihihihi…


Syauqia syifa Sajida 7C

Kegiatan Pelantikan Pramuka 2016

LAPORAN KEGIATAN PELANTIKAN PRAMUKA


Kami melakukan kegiatan ini pada tanggal  27 Februari 2016. Sebelum melaksanakan pelantikan ini, ibu saya membeli banyak perlengkapan, seperti tongkat, peluit, badge regu, tali tambang, dll. Saya juga harus mengecat tongkat, 30 cm kuning atas bawah dan di tengahnya warna merah, walaupun susah saya tetap berusaha. Saya datang ke sekolah pada pukul 06.00 dan pada pukul 06.30 saya melakukan apel. Saya dan regu saya (Lavender) berbaris di hallma untuk melakukan apel, setelah itu kami langsung bergegas ke tronton kami untuk berangkat ke Studio Alam TVRI di Depok. Di tronton memang panas, dan kami juga kesempitan bersama dengan regu lain, selama di tronton kami menghabiskan waktu untuk bernyanyi dan bermain games tebak-tebakan dengan kakak pelatih yang ada di tronton, waktu pun tidak terasa dan kami akhirnya sampai ke tujuan dengan selamat. Sesampainya di Studio Alam TVRI, kami jalan ke campbase untuk apel lagi, kami mengerjakan beberapa soal tentang pramuka di sebuah kertas per regu, setelah itu kami siap-siap berangkat ke pos-pos yang ada. Kami pun berbaris, dan regu kami mendapat giliran berangkat yang lumayan awal.

            Pos pertama yang kita kunjungi adalah tentang kode kehormatan, yaitu Dasa Dharma dan Tri Satya. Kami mengucapkan kode kehormatan bersama-sama, dan mendapatkan tanda tangan dari kakak pos 1, lalu kami langsung berangkat menuju pos 2. Di pos 2, kami dites semapur, jadi kami belajar semapur sebentar, dan setelah itu kami diberikan kode semapur yang harus kami pecahkan, regu kita mendapatkan giliran pertama untuk lanjut karena kami menjawabnya dengan benar. Setelah mendapatkan tanda tangan, kami langsung lanjut ke pos 3. Di pos 3 kami mendapatkan tugas untuk membuat tandu, saya mendaptkan tugas untuk menjadi korban, dan yang lain membuat tandu. Bagian ini memang susah, karena kami tidak tahu cara membuat simpul pangkal dan jangkar, kami pun diajarkan kakak-kakak yang ada di pos 3, dan akhirnya kami selesai walaupun memang cukup lama. Kami langsung siap-siap ke pos 4, yaitu halang rintang, dimana kita harus membawa tandu ke garis finish tanpa mengenai ranjau-ranjau yang ada. Sebelum melakukan itu, kami mendapatkan tugas untuk memasang perban bohong, kami mendapatkan bagian dahi. Setelah itu, kami berbaris untuk siap-siap melakukan halang rintang.

            Pos 4 ini sangat susah dan melelahkan, ukan hanya untuk mereka yang membawa tandu, untuk saya yang menjadi korban juga susah. Saya harus mengangkat leher, yang menyebabkan leher saya menjadi sakit, saya juga harus mengangkat kaki, dan berbagai bagian badan yang lain untuk mempermudah mereka yang mengangkat tandu. Setelah itu kami cepat-cepat balik ke campbase untuk melakukan latihan pbb, mengumpulkan SKU dan siap-siap berangkat ke masjid untuk sholat dzuhur dan ashar jamak qasar takdim, dan yang sedang tidak sholat mengerjakan latihan. Setelah itu kami kembali lagi ke campbase unutk siap-siap istirahat dan makan siang bersama, kami gelarkan tikar dan makan bersama, makanan saya adalah nasi dengan nugget ayam dan sosis goreng.

            Setelah istirahat selesai, kami melakukan latihan gladi resik penyematan nomor gudep. Dan kami pun menyematkan juga, dengan pak Ali sebagai pembinanya. Setelah itu kami mengambil tas-tas kami dan siap-siap pulang balik ke SMP Labschool Jakarta dengan tronton kami.

syauqia syifa sajida 7C


Kegiatan Saksi 2016

LAPORAN KEGIATAN SAKSI


Hari pertama (5 Februari 2016)
Kami datang ke sekolah jam 6 pagi. Saat kami sampai disana, kami berkumpul untuk melaksanakan apel, dan setelah itu kami pun naik ke tronton kami masing-masing untuk berangkat ke Gunung Bunder. Tronton diatur sesuai kelas dan jenis kelamin, di tronton saya mendapat tempat duduk yang hampir paling ujung, kami berangkat dari SMP Labschool Jakarta ke Gunung Bunder kurang lebih 2,5 jam. Di tronton memang panas dan sedikit pengap, tapi tetapi dengan keceriaan dan semangat seluruh siswi-siswi 7C, panas dan pengap pun tidak terasa. Sesampainya di gerbang menuju Gunung Bunder, tronton kami mogok, akhirnya kami turun dari tronton dan  mulai berjalan maju. Akhirnya, kita mulai lelah, tetapi tiba-tiba  Tronton laki-laki 7F, para osis yang ada di tronton tersebut pun turun dan mulai berjalan, dan akhirnya kami pun bisa naik menumpangi tronton itu. Sesampainya di depan dodiklatpur, kami pun mengambil tas-tas kami yang ada di tronton kami, akhirnya kami jalan ke lapangan dengan tas-tas kami yang cukup berat, memang melelahkan, tapi semangat kami yang membara tidak pernah padaaammmmmmm. Sesampainya di lapangan, saya menaruh tas saya di kumpulan tas, dan berbaris acak. Kami melaksanakan apel kecil dengan para pelatih TNI, kami juga berlari-lari dan merayap-rayap di lapangan, asik!! Selesai itu, kami cepat-cepat mengambil tas dan berangkat ke barak kami masing-masing unutk siap-siap sholat dan makom siang. Setelah sholat dan makan, kami ke aula untuk mendapatkan materi dari Sioux tentang ular, saya belajar banyak, seperti tentang jenis-jenis ular, mencegah gigit ular, mengetahu ular yang berbis, dan masih banyak lagi!!! Setelah materi Sioux,ka para model dan narator setiap regu tampil untuk fashion show, di kelompok saya( Kalimantar Timur) modelnya adalah Khaliza dan naratornya adalah Bila. Setelah Fasion show, kami siap-siap sholat maghrib dan kultum. Setelah sholat kami pun siap-siap makom malam dan mendapatkan materi kepemimpinan. Setelah itu, kami siap-siap tidur! zzzZzzzZZzZzZZ….

Hari Kedua
Kami bangun, lalu melipat sleeping bag kami. Setelah itu, kami siap-siap sikat gigi dan berwudhu untuk sholat subuh. Setelah sholat, kami makom pagi di depan barak dan lalu kami ganti baju untuk siap-siap outbond. Kami lalu berbaris sesuai pleton untuk siap-siap outbond. Untuk regu kami, kami melakukan pos outbond survival dulu, disana kami belajar tentang tumbuhan yang beracun, yang dapat dikonsumsi, dan yang dapat dijadikan obat. Setelah itu kami naik ke tanjakan unutk outbond wall climbing, awalnya saya deg-degan tapi wall climbing itu seru loh!!! Lalu kami turun untuk melakukan outbond lempar kapak. Setelah itu kami makan snack, kami masuk net tv lohhh!!! Lalu kami kembali ke lapangan untuk merayap dan siap-siap dilantik. Regu kami mendapatkan gelar regu perempuan pertama yang samapi garis finish paling awal! Setelah itu kami mendapatkan renungan dan akhirnya dilantik. Kami pun makom siang, lalu kami juga diberikan waktu yang cukup lama untuk bertemu dengan ibu dan bapak kami. Setelah berpamitan dengan orangtua kami, kami pun berbaris dan berangkat ke curug cigamea, kami berenang, basah-basahan, pkoknya seru banget deh disana!! Walau pulangnya memang kedinginan dan saya sempat pusing sementara. Lalu kami mandi di barak, ganti baju, dan siap-siap sholat di aula. Setelah sholat sudah waktunya unutk pensi!!! Kelompok saya tampil battle dance dengan kelompok 6! Seru banget dehh…. Setelah itu kami pun balik ke barak unutk tidur….


Hari ketiga
Tidak banyak hal yang terjadi di hari ketiga, kami setelah bangun hanya sholat, makom, packing, dan foto-foto. Hal yang paling susah disini adalah saat mengangkat tas ke tronton! Sangat berat. Lalu kami naik ke tronton dan siap-siap pulang!!



syauqia syifa sajida 7C